Dalam bekerja, setiap manusia dituntut untuk bisa memiliki profesionalisme
karena di dalam profesionalisme tersebut terkandung kepiawaian atau keahlian
dalam mengoptimalkan ilmu pengetahuan, skill, waktu, tenaga, sember daya, serta
sebuah strategi pencapaian yang bisa memuaskan semua bagian/elemen.
Profesionalisme juga bisa merupakan perpaduan antara kompetensi dan karakter
yang menunjukkan adanya tanggung jawab moral. Berikut ini adalah pengertian dan
definisi profesionalisme dari beberapa pakar, yaitu :
You and I Going South! || E-Mail : rivqiromadhonisetiawan@yahoo.com || Mahasiswa Universitas Gunadarma 2012, Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi, Jurusan Sistem Informasi.
Jumat, 04 Maret 2016
Kamis, 14 Januari 2016
Profesi Tukang Sampah
A. Asal Mula Tukang Sapu
Jakarta adalah kota megapolitan, dimana menjadi salah satu tujuan favorit orang-orang dari daerah yang mengharapkan hidup lebih baik, dengan mencoba peruntungannya. kota besar yang didatangi oleh para pendatang, untuk mencari nafkah. Sehingga membuat kota Jakarta ini penuh dengan masyarakat yang berdatangan dari daerah. Dengan banyaknya masyarakat yang datang ke Jakarta ini membuat kota Jakarta semakin penuh sesak.
1 Bidang 2 Profesi, KOPASKA dan KOPASSUS
Bidang Militer
Kopaska (TNI AL) dan Kopassus (TNI AD)
Setiap Negara di dunia
memiliki pasukan militer yang bertujuan utama untuk memperthankan kedaulatan
sebuah Negara itu sendiri. Pasukan militer pada dasarnya dibagi menjadi 3
wilayah tempur yaitu Darat, Udara dan Laut. Di Indonesia sendiri Pasukan
Militer Indonesia terdiri atas TNI dan Polri. Keduanya memiliki peran penting
untuk menjaga kedaulatan dan sejatinya saling melengkapi guna memperkokoh NKRI
sehingga tercipta stabilitas keamanan yang terjamin. Pada bahasan kali ini akan
membahas Pasukan Khusus yang bernaung dibawah Angkatan Laut (KSAL), Angkatan
Darat (KSAD). KSAL dan KSAD merupakan bagian terpisah namun tetap satu kesatuan
Komando dari TNI. Berikut adalah Profil singkat dari pasukan khusus yang
dimiliki TNI Kopaska dan Kopassus.
Minggu, 29 November 2015
E-Technology
BAB I : PENDAHULUAN
E-Technology adalah ilmu yang mempelajari tentang
teknik atau cara yang telah menggunakan sistem elektronik sehingga mempermudah
manusia meningkatkan kulaitas kehidupannya.
E-Technology
sering pula di sebut Information and Communication Technologies (ICT) atau
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), yang merupakan payung besar
terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan
menyampaikan informasi.
TIK
mencakup dua aspek yaitu teknologi
informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi
meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat
bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi
adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses
dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Oleh karena itu,
Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak
terpisahkan. Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas
yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan,
pemindahan informasi antar media.
Selasa, 27 Oktober 2015
Teknologi Informatika
BAB 1 : PENDAHULUAN
Pengertian
Informatika mencakup struktur, sifat, dan interaksi dari beberapa sistem yang
dipakai untuk mengumpulkan data, memproses dan menyimpan hasil pemrosesan data,
serta menampilkannya dalam bentuk informasi.
Sedangkan bidang
ilmu yang termasuk dalam informatika meliputi beberapa macam, termasuk di
dalamnya: ilmu komputer, ilmu informasi, sistem informasi, teknik komputer dan
aplikasi informasi dalam sistem informasi manajemen. Aspek dari informatika
sebenarnya lebih luas dari sekedar sistem informasi berbasis komputer saja,
karena masih banyak informasi yang tidak dan belum diproses dengan komputer,
yang dapat dimasukkan di dalam aspek dari informatika ini.
Senin, 26 Oktober 2015
Executive Information System
Executive Information
System (EIS) atau disebut juga sebagai Executive Support System (ESS) adalah
sistem berbasis komputer yang interaktif, yang memungkinkan pihak eksekutif
untuk mengakses data dan informasi, sehingga dapat dilakukan pengidentifikasian
masalah, pengeksplorasian solusi, dan menjadi dasar dalam proses perencanaan
yang sifatnya strategis.
EIS mengintegrasikan
data yang berasal dari sumber data internal maupun eksternal, kemudian
melakukan transformasi data ke dalam bentuk rangkuman laporan yang berguna.
Laporan ini biasanya digunakan oleh manajer dan level eksekutif untuk mengakses
secara cepat laporan yang berasal dari seluruh perusahaan dan departemen,
sehingga dapat diperoleh pengetahuan yang berguna bagi pihak eksekutif. Laporan
ini digunakan untuk menemukan alternatif solusi untuk menekan permasalahan
manajerial dan membuat perencanaan keputusan untuk perusahaan.
Kamis, 15 Oktober 2015
Customer Relationship Management (CRM) - Lanjutan
Mengapa
Banyak Proyek CRM gagal ?
Manajemen
hubungan pelanggan adalah alat, dan seperti alat apapun, jika tidak digunakan
dengan baik, tidak dapat mencapai tujuan dari orang-orang yang menggunakannya.
Sejumlah penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa CRM dapat sangat
meningkatkan retensi pelanggan perusahaan, dan dapat juga membantu mereka
meningkatkan keuntungan mereka. Namun, sejumlah perusahaan gagal ketika mencoba
untuk mengimplementasikan adalah sistem CRM. Memahami mengapa
perusahaan-perusahaan ini gagal akan memungkinkan Anda untuk menghindari
kesalahan-kesalahan mahal yang sama. Sangat penting bagi perusahaan untuk
mewujudkan manajemen hubungan thatCustomer bukanlah obat untuk semua masalah
yang akan mereka hadapi. Ini adalah alat, dan harus digunakan dengan benar jika
sebuah perusahaan ingin mempertahankan hubungan yang kuat dengan pelanggan
mereka.
Langganan:
Postingan (Atom)