Sabtu, 08 Desember 2012

HIPO (Hierarchy Plus Input Process Output)

HIPO merupakan metodologi yang dikembangkan dan didukung oleh IBM. HIPO sebenarnya adalah alat dokumentasi program. Akan tetapi sekarang HIPO telah digunakan sebagai alat bantu untuk merancang dan mendokumentasikan siklus pengembang system.

Sasaran HIPO :
- Untuk menggambarkan suatu struktur bertingkat guna memahami fungsi fungsi dari suatu system.
- Untuk menggambarkan modul modul yang harus diselesaikan oleh pemrogram.
- Menyediakan penjelasan yang lengjap dari input, proses dan output yang dihasilkan.

Diagram HIPO :
HIPO menggunakan tiga macam diagram untuk masing masing tingkatannya, yaitu :
1. Visual Table Of Contentes.
2. Overviews Diagram.
3. Detail Diagram.

Tabel Keputusan (Decision Table)

Tabel yang digunakan sebagai alat bantu untuk menyelesaikan logika didalam pemrograman. Tabel keputusan efektif digunakan bila mana kondisi yang akan diseleksi didalam program jumlahnya cukuo banyak dan rumit. Struktrur dari tabel keputusan dibagi menjadi 4 macam, yaitu :

1. Condition Stub : Berisi kondisi yang akan diseleksi.

2. Condition Entry
         Berisi kemungkinan kemungkinan dari kondisi yang diseleksi, yaitu terpenuhi (beri simbol Y) dan tidak terpenuhi (beri simbol T). Setiap kondisi yang diseleksi akan mempunyai dua kemungkinan kejadian yaitu terpenuhi dan tidak terpenuhi. Bila ada X kondisi yang diseleksi, maka akan terdapat N kemungkinan kejadian yaitu N=2x.

3. Action Stub
      Berisi pernyataan pernyataan yang akan dikerjakan, baik kondisi yang diseleksi terpenuhi maupun kondisi yang diseleksi tidak terpenuhi.

4. Action Entry
        Untuk memberi tanda tindakan mana yang akan dilakukan dan mana yang tindakan yang tidak akan dilakukan.

Jumat, 07 Desember 2012

Penyederhanaan CFG

CFG (Conteks Free Grammer)
Tujuannya : 
Agar tidak menghasilkan pohon penurunan yang memiliki kerumitan yang tidak diperlukan atau menghilangkan aturan produksi yang tidak berarti.

Langkah langkah penyederhanaan dari tata bahasa bebas konteks ini adalah dengan cara :
- Menghilangkan produksi yang tidak berguna (Useless).
- Menghilangkan produksi unit.
- Menghilangkan produksi nuable.

Menghilangkan Useless :
Produksi useless didefinisikan sebagai : Produksi yang mebuat simbol  variabel yang tidak memiliki penurunan yang akan menghasilkan terminal terminal seluruhnya, produksi yang tidak akan pernah dicapai dengan penurunan apapun dari simbol awal sehingga produk itu berlebih atau redudan.

Menghilangkan Produksi Unit :
Produksi unit adalah produksi dimana ruas kiri dan kanan aturan produksi hanya berupa satu simbol variabel. Keberadaan produksi uit ini membuat tata bahasa memiliki kerumitan yang tak perlu. Untuk menyederhanakan produksi unit, dilakukan penggantian produksi unit tersebut.

Tipe Pemrograman

1. Pemrograman Prosedural
   Algoritmanya berisi urutan langkah langkah penyelesaian masalah. Definisinya: Tahap tahap untuk menyelesaikan kegiatan suatu aktivitas, metode langkah demi langkah secara exact dalam memecahkan suatu masalah.

2. Pemrograman Terstruktur
    Merupakan bahasa pemrograman yang mendukung pembuatan program sebagai kumpulan prosedur. Bahasa ini merupakan bahasa pemrograman yang mendukung abstraksi data, pengkodean struktur, dan kontrol terstruktur.

3. Pemrograman Modular
   Dalam pemrograman ini, program dipecah pecah ke dalam modul modul dimana setiap modul menunjukkan fungsi dan tugas tersendiri. Pemrograman ini diterapkan menggunakan sub-routine, yaitu sebuah kumpulan perintah yang melakukan tugas pemrosesan yang terbatas.

4. Pemrograman Fungsional
      Bahasa ini merupakan salah satu bahasa pemrograman yang memperlakukan proses komputasi sebagai evaluasi fungsi fungsi matematika.

5. Pemrogaraman Berorientasi Objek
       Yaitu elemen yang memiliki fungsi, metode, karakteristik tertentu yang dapat dibedakan.

6. Pemrograman Visual
      Yaitu pemrograman yang menggunakan ekspresi visual seperti grafik, gambar (picture) atau icon dalam proses pemrograman.

7. Pemrograman Even-Driven
       Mengguanakan konsep jika sebuah aksi atau perintah dilakukan terhadap sebuah objek, apa yang akan terjadi atau dilakukan oleh objek tersebut selanjutnya.


Syarat Penulisan Numerik

Berikut ini adalah syarat penulisan numeric :

- Huruf pertama harus alfabet, bisa diikuti huruf,angka, dan simbol.
- Panjang maksimal penulisannya adalah 40 karakter.
- Tidak mengandung kata penghubung (-).
- Bukan mengandung reserved word (kata perintah).
- Tidak ada blank.

Konstanta dan Variavbel

Konstanta adalah data yang nilainya tetap, tidak berubah selama eksekusi program, Dipakai untuk menyatakan besaran numerik atau alfa numerik.

Variabel adalah besaran yang mewakili suatu bilangan atau sring dan nilainya dapat diubah selama eksekusi program.

Tipe Bahasa Penerjemah dalam Bahasa Pemrograman

Agar komputer dapat memahami program yang disusun dengan suatu bahasa pemrograman, maka dibutuhkan suatu bahasa penerjemah, yaitu :

1. Interpreter
    Merupakan penerjemah bahasa pemrograman yang menerjemahkan intruksi dan intruksi pada saat eksekusi program.

2. Compiler
    Merupakan  penerjemah bahasa program yang menerjemahkan bahasa intruksi dalam satu kesatuan modul  dalam bahasa mesin (objek program), kemudian projek program akan mengalami poses yang berfungsi untuk menggabungkan modulo terserbut dengan menggunakan modul lain yang berkaitan sehingga dihasilkan suatu program yang akan dieksekusi oleh komputer.